2 mins read

Kreasi, Kolaborasi, dan Aksi: Prodi Akuntansi UPNVJT Turut Sukseskan Workshop Penguatan Inovasi Produk UMKM Kuliner 2025

Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Kreasi, Kolaborasi dan Aksi: Workshop Penguatan Inovasi Produk UMKM Kuliner 2025” di OTTIMMO International Surabaya. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM kuliner, mulai dari pengusaha makanan rumahan hingga brand kuliner yang tengah berkembang. Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman UMKM terkait pencatatan keuangan dan digitalisasi yang dapat menunjang keberlanjutan usaha.

Salah satu dosen menyampaikan bahwa kemampuan melakukan pencatatan keuangan sederhana masih menjadi tantangan bagi banyak UMKM kuliner. “Banyak pelaku UMKM sebenarnya sudah memiliki produk yang inovatif, tetapi belum didukung oleh manajemen keuangan yang baik. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan panduan yang praktis dan bisa langsung mereka terapkan,” ujarnya. Kegiatan dibuka dengan penjelasan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai manajemen keuangan UMKM, termasuk pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas, serta perhitungan biaya produksi.

Suasana semakin hidup ketika peserta diajak mempraktikkan proses pencatatan keuangan menggunakan aplikasi MyBisnis. Banyak peserta baru pertama kali mengenal aplikasi pembukuan digital dan merasa terbantu dengan fitur-fiturnya. Salah satu peserta mengungkapkan pengalamannya selama ini hanya mencatat transaksi dalam buku tulis seadanya. “Kadang catatannya hilang atau tidak lengkap. Dengan aplikasi ini, saya merasa lebih mudah dan tinggal klik saja untuk melihat laporan,” tuturnya. Pendampingan langsung oleh para dosen juga memudahkan peserta memahami aplikasi sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Diskusi berlangsung interaktif karena para pelaku UMKM saling berbagi tantangan yang mereka hadapi. Beberapa peserta mengaku sering kesulitan menilai apakah usaha mereka sebenarnya untung atau tidak akibat pencatatan yang tidak konsisten. Seorang pemilik usaha minuman herbal mengatakan bahwa sesi ini membukakan pemahaman baru baginya. “Saya baru memahami bahwa pencatatan yang rapi sangat membantu melihat kondisi usaha dengan jelas. Selama ini saya hanya memperkirakan saja, tapi sekarang saya bisa mengetahui posisi usaha secara lebih pasti” jelasnya.

Selain memberi manfaat langsung bagi pelaku UMKM, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Workshop ini berkontribusi pada peningkatan literasi melalui SDG 4 (Quality Education), memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), mendorong penggunaan inovasi digital sejalan dengan SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga sesuai SDG 17 (Partnerships for the Goals). Melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan aplikatif, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pendampingan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing UMKM kuliner di era digital, sekaligus memastikan keberlanjutan usaha mereka dalam jangka panjang.

Penulis : Ellyzabeth Putri Vizandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *