2 mins read

BRIDGEpreneur FEB UPNVJT Resmi Dimulai: Wujud Pengabdian Masyarakat untuk Penguatan UMKM Surabaya

Program Bridgepreneur FEB UPN “Veteran” Jawa Timur resmi dimulai pada Selasa, 7 Oktober 2025 di Balai RW 10 Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas UMKM binaan Koperasi Sinar Mulia Sejahtera. Acara dihadiri oleh Tim Bridgepreneur, pengurus RW, pelaku UMKM, serta tokoh tamu seperti Ibu Miming Merina dan Bapak Johny Rusdiyanto, MM.

Tim Bridgepreneur Prodi Akuntansi — yang  terdiri dari dosen (Bapak Mochammad Charis Setiawan, S.A., M.Ak. sebagai PIC dan Ibu Sofie Yunida Putri, S.E., M.Ak sebagai Dosen Pembimbing Lapangan) serta sejumlah mahasiswa akuntansi semester 7 (Amelia Rahma, Devi Fridayanti, Aisyah Andini Althafah, Dinda Windy’aziz Masruroh, dan Erlinda Febriasci Qurota A’yun) — hadir membawa pendekatan yang sistematis dan terukur. Tahapan awal yang akan dilakukan adalah profiling UMKM, yakni pendataan dan wawancara mendalam mengenai kondisi usaha, tantangan, serta kebutuhan spesifik tiap pelaku usaha. Metode ini memastikan bahwa pendampingan yang diberikan tepat sasaran, termasuk dalam aspek pencatatan keuangan, legalitas usaha, sertifikasi halal, PIRT, identitas brand, dan berbagai kebutuhan strategis lainnya. Selain menegaskan komitmen kampus dalam memberikan kontribusi langsung bagi pemberdayaan masyarakat, hal ini juga memperlihatkan bagaimana pengabdian masyarakat dapat membawa perubahan yang berdampak.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua RW 10, Bapak Teguh, yang mengapresiasi kehadiran Tim Bridgepreneur sebagai mitra pendamping UMKM. Beliau menyampaikan bahwa program ini memberi kesempatan bagi pelaku usaha yang berdomisili di lingkungannya untuk dapat berkembang lebih terarah. Prof. Dr. Dwi Suhartini, M.Aks., selaku penanggung jawab program di tingkat universitas juga menjelaskankan bahwa program ini dirancang untuk berjalan lintas semester sehingga UMKM mendapatkan pendampingan yang konsisten dan komprehensif. Beliau menekankan pula bahwa kegiatan pengabdian tidak berhenti pada penyuluhan semata, namun juga membuka akses UMKM terhadap sumber daya kampus, termasuk workshop, jaringan akademik, dan fasilitas peningkatan kapasitas bisnis.

Suasana acara semakin hangat ketika pelaku UMKM membagikan kisah perjalanan usahanya, termasuk Ibu Ida Wahyu yang berhasil bangkit setelah PHK dan kini mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitarnya. Cerita tersebut diperkuat dengan motivasi bisnis dari Bapak Johny Rusdiyanto, MM., yang mengajak UMKM untuk mempertahankan kreativitas dan keberanian dalam berinovasi, sebagaimana pengalaman beliau mengembangkan usaha aqiqah hingga level nasional. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara FEB UPNVJT dan komunitas UMKM Kalidami–Mojo.

Penulis: Mochammad Charis Setiawan, S.A., M.Ak. (Dosen Akuntansi FEB UPN “Veteran” Jawa Timur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *